Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Masyarakat

Di era digital seperti ini hampir semua orang bisa menggunakan internet. Dari sekian banyak situs yang ada di internet, yang paling banyak dan sering dikunjungi adalah media sosial. Di Indonesia sendiri Facebook, Instagram, dan Twitter adalah media sosial yang paling banyak digunakan. Dengan merbaknya penggunaan sosial media pastinya juga turut berpengaruh terhadap perilaku masyarakat kita khususnya generasi muda dan anak-anak.

Kelakuan Kids Zaman Now

Akhir-akhir viral istilah "Kids Zaman Now" yang merujuk pada anak kecil zaman sekarang yang bertingkah layaknya orang dewasa. Hal itu tidak luput dari bebasnya penggunaan sosial media termasuk pada anak-anak. Seperti yang kita tahu anak-anak itu mudah meniru apa yang mereka saksikan, mereka butuh sosok figur untuk ditiru. Saya berkata seperti ini karena dulu saya juga seperti itu. Nah, anak-anak yang sering mengakses sosial media seperti youtube, dan instagram yang tanpa filter, lambat laun mereka akan meniru apa yang sering mereka tonton. Satu-satunya cara agar virus Kids Zaman Now tidak semakin parah adalah dengan memberi contoh yang baik di sosial media. Karena memfilter pun juga percuma.

Belanja di Pasar


Minggu sore setelah saya berolahrga di Alun-alun Blambangan saya berjalan kaki menuju pasar Blambangan yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari alun-alun dengan tujuan ingin membeli kentang.
Beli Kentang
Kenapa saya memilih untuk membeli kentang di pasar tradisional? Karena menurut feeling saya harga yang dijual di pasar jauh lebih murah. Dan ini terbukti ketika kemarin saya membeli kentang di toko tetangga sebelah harga kentang disana adalah Rp. 2000 per ons (100 gram), yang berarti jika saya membeli 1 kg harganya adalah Rp. 20.000. Sedangkan harga di pasar tradisional adalah Rp. 16.000 per kg. Ya wajar sih kalau harga di toko tetangga lebih mahal, dan dengan perbedaan harga yang hanya Rp. 4.000 itu masih wajar mengingat kalau belanja sendiri ke pasar juga jauh. Pernah juga saya membeli buah Pepaya di pasar yang sama dengan harga sekitar Rp. 7.000 saya mendapatkan buah yang berukuran besar. Tadi siang ketika masuk ke Indomaret saya melihat ke arah rak buah dan melihat pepaya dengan ukuran setengahnya seharga Rp. 8.000. Ya memang beda sih, beda tempat, beda pelayanan, dan di pasar modern juga include pajak, sewa gedung, operasional, gaji karyawan, pajak, dll. Wajar jika harganya lebih mahal. kelebihan lain dari pasar tradisional adalah kita bisa melakukan tawar menawar harga. Tidak seperti beli di toko atau pasar modern. Namun sebagai laki-laki dan generasi milenial yang terbiasa membeli dengan harga net yang tercantum di barcode harga atau di online shop, saya merasa tidak memiliki skill tawar menawar se-expert ibu-ibu. Hehe.


Suasana Jual Beli
Lantas apakah barang di pasar modern seperti swalayan selalu lebih mahal dari pasar tradisional? Belum tentu, karena saya mendapati ketika berbelanja busana harganya tak jauh beda dengan harga di swalayan. Tapi kembali lagi, keuntangannya di pasar tradisional kita masih bisa menawar. Bahkan saya pernah membeli jaketdi pasar yang harga aslinya kisaran 100 ribu dengan harga 60 ribu ketika mengajak teman yang pandai menawar.
Belanja di pasar tradisional, toko tetangga, atau pasar modern? Semuanya tergantung kepada Anda dengan mempertimbangkan beberapa hal yang diantaranya adalah seperti yang tuliskan di atas. Untuk keperluan konsumsi sehari-hari baiknya beli di pasar atau di toko tetangga dengan alasan harga yang lebih murah. Dan ketika kita membeli di toko tetangga kita juga turut membantu perkonomian tetangga kita. Yang dalam artian uang kita berputar lebih lama di lingkungan sekitar kita. Dan belanja di pasar modern itu saat kita membeli barang yang susah di dapatkan di pasar tradisional.
Pilih dengan bijak.


Doa Si Budi

Suatu hari Si Budi berdoa.

Ya Tuhan.., 
Jadikan aku orang yang cuma dengan *Kipas-Kipas* saja uang mendatangiku..!
*Jreeeng !!!*
tak lama kemudian si Budi jadi *PENJUAL SATE...*

Tidak puas dengan itu, dia berdoa lagi :
Ya Tuhan, jadikan aku orang yang hanya dengan *Duduk goyangkan kaki* bisa dapat rejeki...!
*Jreeeng !!!* 
kemudian si Budi  jadi *TUKANG JAHIT*

Budi

Masih tak puas, dia berdoa lagi :
Ya Tuhan, jadikan aku orang yang hanya dengan *Duduk Diam* uang mendatangiku...!
*Jreeeng !!!*
2 jam kemudian si Budi  jadi *PENJAGA WC UMUM DI TERMINAL...*

Ya Tuhan, kali ini saja jadikan aku yang bisa *Memerintah orang kaya*, Jadikan aku hamba-Mu yang bisa mengatur mereka dengan leluasa dan kuasa...!
*Jreeeng!!!*
4 jam kemudian si Budi  *JADI TUKANG PARKIR*

Yaaaaaa Tuhan, 
mohon sekarang jadikan aku *Orang yang berwibawa, Tatapanku disegani orang, setiap yang bertemu denganku merasa sungkan* gitu...!
*Jreeeng!!!"
kemudian si Budi JADI *DEBT COLEKTOR*

Ya Tuhan, koq salah melulu... 
Jadikan hamba-Mu ini seorang yang *Punya Banyak Pengikut*, kemana pun hamba-Mu ini melangkah, pengikutku selalu mentaatiku...!
*Jreeeng !!!*
1 hari kemudian si Budi JADI *TUKANG NGANGON BEBEK...*

Ampuuun salah lagi,, 
Ya Tuhan.....! 
Tolonglah terakhir ini jadikan hamba-Mu ini seorang yang senantiasa *Dikelilingi para wanita...!*
*Jreeeng !!!*
3 jam kemudian si Budi JADI *TUKANG SAYUR KELILING !!*

Makanya hari ini si Budi  berdo'a lagi ... 
Yaaa Tuhan,,  
Aku *Kapok* berdo'a yg muluk2. 
Sekarang aku minta hidupku biasa aja .. *Penuh tawa ceria ...*
*Jreeeeng !!!*
Si Budi sekarang sedang membaca ini sambil Senyum-senyum.

Cara Mengetahui Siapa yang Unfollow Akun Instagram


Kita semua pasti pernah mengalami kejadian dimana jumlah follower instagram kita tba-tiba berkurang. Dan yang sering menjadi pertanyaan adalah siapa sih yang unfollow instagram kita? Kali ini saya ingin sharing tentang bagai bagaimana cara untuk mengetahui siapa yang mengunfollow akun instagram kita.

Ada beberapa aplikasi yang tersedia di Play Store yang berfungsi untuk melihat orang yang unfollow akun instagram kita. Cukup ketik keyword “Unfollowers Intagram” dan beberapa daftar aplikasi serupa akan muncul, cara penggunaannya pun mudah. Untuk saya pribadi saya menggunakan aplikaksi bernama Unfollowers.
Aplikasi Unfollowers


Berikut langkah-langkahnya jika Anda juga ingin mencoba aplikasi Unfollowers seperti yang saya gunakan sekarang :


  1. Pertama download dan instal terlebih dahulu aplikasi Unfollowers di Play Store.
  2. Setelah itu buka aplikasinya, disana kita akan diminta untuk memasukkan username dan passwordinstagram kita untuk login. Gak usah khawatir, aman kok.
  3. Setelah berhasil login aplikasi akan otomatis mencari siapa saja yang unfollow instagram kita. Prosesnya akan berjalan beberapa saat, harap sabar menunggu.

    Aplikasi dalam proses mencari siapa yang unfollow akun kita



  • Setelah prosesnya selesai, muncullah nama-nama akun yang mengunfollow instragam kita.


  • Akun yang unfollow instagram kita

    Bagaimana? Mudah kan? Sekian dulu tips tentang bagaimana cara mengetahui siapa yang unfollow akun intagram kita.
    Terima kasih sudah membaca, and see you!


    Kembalinya Tanah yang Subur


    Teringat masa kecil dulu, ketika saya sering bermain di pekarangan belakang rumah. Ada dua pohon besar kala itu,  pohon mangga dan Jambu. Dan satu pohon kecil, pohon Jambu Biji. Tanahnya kering, tidak ada rerumputan dan tanaman lain selain tiga pohon tersebut. Sayangnya pohon Jambu Bijinya mati terlebih dahulu karena diserang penyakit. Kemudian pohon mangganya ditebang karena sudah terlalu besar dan dikhawatirkan merobohi rumah tetangga. Seiring berjalannya waktu pohon jambu ikut ditebang dengan alasan yang sama. Tanahnya jadi kering keronta dan teras teramat panas saat musim kemarau dengan hilangnya pohon-pohon tersebut.

    Tapi hal ajaib terjadi, tiba-tiba tumbuh beberapa cabe dipekarangan tanpa ditanam. Dan cabe-cabe itu berasal dari sisa-sisa sambal dan makananya tidak sengaja tercecer dipekarangan. Melihat hal itu Si Bapak mulai menanam-menanam sesuatu di pekarangan belakang. Kala itu ditanam bibit pepaya, dan pepayanya pun tumbuh subur. Biji-biji pepaya yang dibuang dipekarangkan pun tiba-tiba tumbuh hingga sekarang tumbuh besar. Sebagian pepaya yang baru tumbuh itu bibitnya dikasihkan ke tetangga. Saya sekarang jadi suka makan pepaya. Ada pula beberapa bibit Jambu Biji tumbuh begitu saja. Saya yakin itu juga karena buang biji jambu biji dipekarangan.

    Rumput-rumput liar juga mulai tumbuh subur di pekarangan, padahal dulu rumput susah tumbuh. Alhasil, kita juga harus mencabuti rumput-rumput liar tersebut karena mengganggu pemandangan dan terlihat tidak rapi dan kotor. Melihat hal tersebut, saya berinisiatif untuk menanam rumput mutiara untuk merapikan halaman dan juga supaya terlihat lebih enak dipandang daripada ditumbuhi rumput liar. Kalau Anda belum tahu apa itu rumput mutiara, rumput mutiara adalah rumput yang biasa dipakai di taman ( rumput taman ). Kalau Anda pernah jalan-jalan ke Taman Sritanjung dan melihat rumput yang bagus  dan rapi, rumput yang dipakai disana adalah rumput mutiara.

    Rumput mutiara ini dijual seharga Rp. 30.000 per m2 . saya gak beli banyak sih, buat apa banyak-banyak bukan buat bikin taman besar kok. Lagian nanti rumputnya juga merambat sendiri.

    Cara menanam rumput mutiara ini mudah, berikut langkahnya :
    1. Siapkan lahannya, bagian mana saja yang akan ditanami rumput dan beri garis pembatas.
    2. Gemburkan tanahnya dengan cara mencangkulnya. Jika tanahnya menggunakan tanah urugan yang sudah gembur maka tidak perlu dicangkul.
      Menggemburkan tanah
    3. Siram lahannya hingga tanah yang gembur tadi berubah menjadi lumpur.
    4. Siram lahannya hingga tanah yang gembur tadi berubah menjadi lumpur.
    5. Ambil bibit rumputnya dan tempelkan ke tanah lahan lumpur.
      Menanam rumut
    6. Lakukan sampai selesai   
    Perlu diingat bahwa waktu yang baik untuk menanam rumput ini adalah ketika terik matahari tidak terlalu panas seperti pada waktu sore hari. Dan pastikan rumputnya pasokan air yang memadahi untuk awal-awal baru ditanam. Setelah akar rumput sudah merambat ke tanah, cukup siram rumput seperlunya saja.
    Rumput yang baru saja ditanam

    Demikian cerita saya dan pekarangan belakang rumah saya. Ternyata menanam itu menyenagkan juga.
    Terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel ini. See you!